Selasa, 12 Maret 2013

Sebuah Protes yang Jadi

Dan akhirnya protes tentang puisi,,, Perbandingan yg kasat mata dan retorika bahasa amarah... Kenapa mesti begini??? Bukankah cinta yg dewasa tak perlu di ikrarkan dihalaman rumah? Bukankah sesuatu itu ada pada tempatnya sayang gina??? Mau tau tempatnya? Mau tau persis posisinya dimana? Kesini... Coba kesini... Mendekat... Lebih dekat lagi.... Di dada sebelah kiri...: Disini: HATI...... ( Teruntuk yang hbs protes tadi, Luv U: Putri Adekayanti :* )

Selasa, 14 Februari 2012

Mencuri-curi Waktu

Perlahan Matahari mulai naik tinggi
lalu lalang besi2 tua di jalan raya begitu padatnya
sembari berjalan: sms mu tak henti2 menyerang HP ku
kau bilang rindu
kau bilang ingin bertemu

"Pejamkan matamu, Bayangkan wajahku dan rasakan aq selalu ada disampingmu" jawabku dalam pesan singkat itu

kau mengeluh "gimana caranya??"

bukan caranya yg gimana
tapi hati dan niat kita yang harus seperti apa

sepanjang perjalanan: kita masih sms-an

lalu tiba2 kuketuk pintu kamarmu

"Nih aku sekarang dah disampingmu" ujarku

dan senyummu begitu indah kala itu
meski q tau kusut wajahmu (mungkin blm mandi :P)

banyak kau bercerita
aku hanya senyum2 mendengarkannya
memang "bawelmu" tiada tandingannya
dan waktu berjalan begitu cepat

Aq harus pamit
Bukan Pergi
sebab meski aku mempunyai kedua kaki adakalanya aq tak bisa menemanimu berjalan
sebab meski aku mempunyai kedua tangan adakalanya aq tak bisa mendekapmu dengan erat
sebab meski aku mempunyai kedua mata adakalanya aq tak bisa memandangmu dengan sepuasnya

memang tak saat ini
Tapi nanti,,,,,,

Selasa, 25 Mei 2010

AKU MASIH RINDU

Terpaku
Entah kenapa puing-ouing kenangan itu masih memporak-porandakan hidupku
Beribu waktu
Dan ribuan kapas yang jatuh
Serta selusin metamorfosa kupu-kupu
Sungguh
Aku masih rindu

Sepanajang jalan trotoar kita berjalan di taman
Alun-alun ibukota yang tiap minggu berjubel dengan pedangan asongan
Lalu-lalang besi-besi tua di jalan raya
Aku masih Rindu

Serpihan air mata ketika beda pandangan terlontar antara kita
Senyum dan Tawa di simpul bibirmu dan merah pipimu di lingkar jilbabmu
Aku Masih Rindu

Teriakan histories ketika naik tornado, Hampir Tangis (kau memelukku) ketika kita di Gua Hantu
Berjalan bergandengan tangan sepanjang kita menyisiri Jatim Park
Kau berceratuk*
Aku hanya tersenyum saja

Masih ingat kau paket yang kuberikan padamu???
Surprise itu??
Bukankah pernah kujanjikan sebuah paket ketika kau rindu padaku???
Waktu, paket itu datang juga kan??
Sesosok pemuda datang ke Asrama Akbid Malang yang kau ibaratkan seperti “penjara”
Aku kadang ketawa mendengarnya ketika kau menyebutnya sebagai penjara
Tapi toh itu semua demi kebaikanmu kan??
Akhirnya paket itu datang juga kan??
Dengan setangkai bunga mawar yang ku beli di splinded took bunga kesukaanmu dibelakang RSU Saiful Anwar itu??
Kau bertetiak “Maaaaaaaaaaaaaaaaasssssssssssssssss”
Seolah mimpi kan katamu??
Ya itulah aku
Betapa gilanya aku mencintaimu ketika itu sampai-sampai Mataram-Malang dengan Jarak tempuh 2 Jam itu??
Itu sebelum Lumpur lapindo mulai meluap
Karena Bandara Juanda ke Terminal Bungur tak lebih dari setangah jam
Terminal Bungur – Terminal Arjosari Malang sejam lebih
Taxi kira-kira 15menit (hehehe masih ingat kan aku???)

Hingga sore hari akhirnya aku harus kembali
Kau pun sempat tak mengijini
Pesawatnya harusnya berangkat jam 3 Surabaya-Mataram harus kutunda sampai penerbangan hari itu juga yang terakhir, dapat!!! Jam 8 malam

Perpisahan tak bisa dihindari juga
Meski seharian penuh kita bersama
Aku harus balik sayang…
Tetaplah bertahan di ‘penjaramu’ sampai selesai demi cita-citamu dan masa depanmu

Hingga saat itu……
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

Hingga Sekarang……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

Sampai aku sekaratpun nanti
bahkan ketika nyawa ini terhenti dan mata tak lagi membuka
Mungkinkah masih
Kau kenang semua ini?????????????????????????????????????????

~ Memori Sepanjang Mataram – Malang dalam sehari semalam, tanggal berapa aku lupa karena terlampau begitu bahagia hingga aku tak mencatatnya, tapi masih tercatat disini: HATI ~

Selasa, 04 Mei 2010

Mengingatmu Lagi

Mengingatmu Lagi
di Pantai Ini
Memori-memori terserak luluh lantak
dan kau pun tak akan pernah peduli
sebab kau sudah tak ingat lagi
sebab kau telah ada pengganti

Disini
Masih Aku terpatri dengan janji: Ucap Kangenmu dan Rindumu yang selalu menggebu-gebu, Janji Setiamu sampai Mata tak lagi membuka, Keluh Kesahmu yang setiap saat kudengarkan selalu; "seperti di penjara" ucap bibirmu yang indah itu

dan Disini
entahlah
terdampar dmana ini
masih kumenanti
penggantimu yang ku yakin adalah terbaik bagiku nanti.......

Minggu, 25 April 2010

Dan Aku Teringat Lagi

Dan Aku Teringat Lagi
Berulang Kali
Meski Kepergianmu Sedikit Kusesali
Karena Kau Pergi Tanpa Permisi : Begitu Saja
Dan disini; Masih tak henti-henti ku khalwati sendiri yang berulang kali tak pernah pergi
Wajah-wajah membayang dalam ingatan
entah sampai kapan
sebab semua tak bisa kupungkiri
karena ini : HATI

Kamis, 28 Januari 2010

SUNYI

Semakin Terasa
Betapa Kesendirian ini harus kubawa kemana
Entah Kemana Dia atau Siapalah yang dulu pernah ada
Sesak Melanda ketika khalwat sunyi ini tersering Q khatami
----Titik KULMINASI---
kemana lagi aku harus melabuhkan airmata?
sementara Dermaga yang kutuju entah kemana arah dan rimbanya.....

Kamis, 17 Desember 2009

SELAMAT TAHUN BARU ISLAM, 1 MUHARRAM 1431 HIJRIYAH

Bismillah...
Ku Awali Ini Hari Dengan Bacaan Basmalah
Kaki Kanan Melangkah seperti sunnah nabi (dahulukan kaki kanan...)
Ya Rabb...
Hujan ini awal permulaan...
Dingin angin ini malam...
Tafakur Sunyi diantara kristal2 air mata yang turun ke bumi
Kemanakah suara-suara yang seharusnya menggema?
Hari ini umat muslim merayakan Tahun Baru Hijriyah???
Ya Rabb..
Lindungi Kami
Jagalah Kami
Bimbinglah Kami
Ridhoi setiap langkah kami
agar hari esok lebih baik dan lebih baik dari hari-hari kemarin
Amien...

Rabu, 11 November 2009

Tentang Rindu Ku Pada IBU

Sudah Lama
Aku Mendambanya....
Seperti kering yg menanti hujan
seperti haus yg inginkan seteguk air

Diam Sejenak
Pelangi tertutup Kabut
kemana lagi rindu harus berpaut

Bu...
Anakmu nun jauh...
Rindu...
Ya... AKU RINDU...
Suasana kebersamaan kita; Aku, Engkau, Mbak, Adik

Hiks...Hikss...
Ups...
Anak Lelaki kan ga boleh 'cengeng' ya Bu?

He'em
Aku Kan Bangkit Bu!!!
Aku Kan Berdiri dari Kejatuhan ini
Aku Kan Berjalan Pelan Meski Tanpa Alas Kaki
Aku Kan Tunjukkan
Aku Kan Wujudkan
Seperti Yang Pernah Kau Gaung-gaungkan

"AKU ANAK KEBANGGAANMU'

LUV U MOM'S

Sabtu, 31 Oktober 2009

Dalam Kamar

Masih begitu terasa
Sendiri betapa menyakitkan
Ditemani tembok-tembok yang kaku
Dan dilangit-langit kamarku: mataku menerawang jauh
Sesaat kadang terhenti mendengar lagu di laptop tentang patah hati
Atau film di tv tentang cinta yang begitu indah
Entahlah
Sampai kapan aku kan dapatinya

Mataram Hotel, 13 Ramadhan 1430H

Chairil Anwar dan Cerita Buat Dien Tamaela - news.okezone.com

Chairil Anwar dan Cerita Buat Dien Tamaela - news.okezone.com